Rasanya saya mulai kesulitan nih ketika membuat judul di blog ini. Sudah banyak yang nggak nyambung. Ha ha. Tapi bodo' ah, I'm trying to build a pattern here.
Baiklah. Judulnya "Taylor" karena saya memang bermaksud untuk membuat tulisan bertemakan itu. Tepatnya ... Taylor Swift.

Saya memang sedang tergila-gila dengan Country Music Princess ini. Sekitar 3 tahun yang lalu, adalah pertama kalinya saya menemukan nama Taylor Swift di tangga lagu US Billboard. Dari tampilan rambut curly berantakan, looked older, membuat saya malas untuk mencari tahu lebih tentang dia. Apalagi setelah tahu kalo genre yang diusungnya: country. Entah kenapa kesan awal saya tentang jenis musik ini adalah Tantowi Yahya memakai topi koboi dan menyanyikan "Bengawan Solo" -pengalaman yang sungguh traumatis, hingga saya enggan bersentuhan dengan musik itu-.

Namun, tahun lalu, ketika album kedua Taylor Swift "Fearless" bercokol di puncak. Saya jadi bertanya-tanya. Dan akhirnya fakta bahwa dia masih muda (18 tahun) dan bahwa dia memulai menulis lagu sejak umur 12 tahun (hanya dengan 3 chord gitar yang diajarkan oleh seorang tukang servis yang sedang bertugas ke rumahnya), serta bahwa dia menolak sebuah label besar karena dia harus menyanyikan lagu orang lain, membuat saya kagum.

Saya pun kemudian mencari lagu-lagunya. "Love Story" menjadi lagu dia pertama yang saya favoritkan. Dan saya makin bergairah pada penyanyi cantik ini setelah single "You Belong With Me" meledak. Saya kemudian mencari-cari lagu-lagunya yang lain, seperti "White Horses" (yang rilis perdana di salah satu episode Grey's Anatomy), atau lagu lama dia "Tim McGraw" yang mengantarnya untuk populer.
Minggu ini menjadi pekan pencapaian yang luar biasa buat Swift. Di Country Music Association Awards, ia menyabet gelar "Female Vocalist of the Year", "Album of the Year" for Fearless, "Music Video of the Year" for "Love Story" dan the youngest-ever of the CMA's top trophy: "Entertainer of the Year".
Di tangga lagu Billboard 100, sejarah pun ia torehkan dengan mencokolkan 8 single sekaligus, 5 diantaranya adalah debutan (dari re-released-nya Fearless: Deluxe Edition) menjadikan Swift sebagai wanita pertama yang mempunyai single terbanyak dalam chart, dan wanita pertama yang mempunyai debutan terbanyak dalam satu pekan.
Bravo. Mengingat umurnya, sepertinya saya akan mengidolakan Taylor Swift dalam waktu lama.
PS: Lagi suka "The Other Side of the Door" ... lucu, abege sekali!
dooh.... segitu nge-fans nya! ati-ati ah bro. ntar tambah susah dpt jodoh lho krn nge benchmark ke taylor swift. tinylotus27
BalasHapus